SUPERVISI GURU UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI GURU DALAM PJJ

Masa tanggap darurat pandemi covid-19 belum jelas sampai kapan. Tak terasa masa ini sudah berjalan selama empat (4) bulan. Mau tak mau, kepala sekolah harus pula mengubah strategi supervisi yang dilakukan kepada gurunya khususnya terkait supervisi akademik. Hal ini disebabkan karena pembelajaran guru tidak lagi dilakukan di dalam kelas namun dilakukan dalam jaringan.

Di SMA NEGERI 1 CIKAMPEK, pembelajaran jarak jauh menggunakan berbagai cara. Bisa memanfaatkan WhatssApp grup (WAG), google classroom, office teams, elearning, dan menggunakan acara televisi ataupun tugas proyek, atau sekedar menggunakan pesan singkat untuk membaca bersama buku nonteks. Semua tugas dan model pembelajaran jarak jauh tersebut sesuai dengan Surat Edaran Dinas Pendidikan dan juga Bupati agar tidak memberatkan peserta didik.

Selain itu, kita mempertimbangkan lingkungan tempat tinggal peserta didik, agar saat mengerjakan pembelajaran daring peserta didik dapat tetap mengerjakan di rumah. Dengan perubahan cara belajar itulah, model supervisi pun kita sesuaikan. Jika semula kita bisa masuk kelas melaksanakan supervisi, saat ini supervisi pun dilaksanakan dengan jarak jauh. Intinya, supervisi ini kita lakukan untuk memastikan bahwa peserta didik belajar dari rumah dengan panduan guru dan orang tua dapat terlaksana dengan baik, sesuai dengan target capaian yang sudah dirumuskan.

Supervisi dijadwalkan tanggal 5 – 23 Oktober 2020 dan 02 Februari 2021. Cara yang dilakukan dalam supervisi ini adalah guru mengajar di Lab Komputer, dan Ruang Guru SMA Negeri 1 Cikampek di depan para supervisor. Guru menampilkan cara mengajar selama pembelajaran jarak jauh (PJJ) dengan laptop

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *